Konser Coldplay di Jakarta, 10 Fakta Menarik Tentang Coldplay yang Wajib Kalian Tahu - Revisian
       

Konser Coldplay di Jakarta, 10 Fakta Menarik Tentang Coldplay yang Wajib Kalian Tahu

Konser Coldplay di Jakarta, 10 Fakta Menarik Tentang Coldplay Revisian.com/ Instagram @Coldplay
Konser Coldplay di Jakarta, 10 Fakta Menarik Tentang Coldplay Revisian.com/ Instagram @Coldplay

Revisian.comColdplay akan konser di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 15 November 2023 mendatang.

Coldplay adalah salah satu band pop rock paling terkenal di Inggris.

Sejak dibentuk pada tahun 1996, mereka telah menulis lagu-lagu hits dan mendapat pujian kritis di seluruh dunia.

Namun, dibalik kesuksesan mereka ada beberapa fakta menarik yang mungkin belum banyak diketahui orang.

Berikut adalah beberapa fakta menyenangkan tentang Coldplay yang mungkin bisa membantu Anda mengenal band ini lebih baik:

1. Awal Terbentuknya

Terbentuk di University College London (UCL) pada tahun 1996.

Keempat anggotanya, yaitu Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion, bertemu saat mereka kuliah di UCL.

Mereka awalnya membentuk band dengan nama Starfish sebelum kemudian berganti nama menjadi Coldplay.

2. Inspirasi Nama Band

Nama Coldplay terinspirasi dari nama seorang teman sekolah Jonny Buckland yang bernama Tim Crompton.

Crompton memiliki sebuah band bernama Coldplay, dan Buckland menyukai namanya dan memutuskan untuk mengambilnya sebagai nama band mereka.

3. Album Debut yang Sukses

Album debut Coldplay, “Parachutes,” dirilis pada tahun 2000 dan mendapatkan kesuksesan besar.

Album ini memuat lagu-lagu hits seperti “Yellow,” “Trouble,” dan “Don’t Panic.” “Parachutes” berhasil memenangkan Grammy Award untuk kategori Album Rock Terbaik.

4. Kesuksesan Global dengan “Clocks”

Lagu “Clocks” dari album “A Rush of Blood to the Head” (2002) menjadi salah satu lagu paling sukses dan ikonis dari Coldplay.

Lagu ini memenangkan Grammy Award untuk kategori Rekaman Tahun Ini dan menduduki posisi teratas di berbagai tangga lagu di seluruh dunia.

5. Kolaborasi dengan Brian Eno

Pada tahun 2008, Coldplay bekerja sama dengan produser musik ternama Brian Eno dalam album “Viva la Vida or Death and All His Friends.”

Eno dikenal karena karyanya bersama band legendaris seperti U2 dan David Bowie. Kolaborasi ini membawa nuansa baru dalam musik Coldplay dan album tersebut meraih kesuksesan komersial yang besar.

6. Konsep Studio Album

Coldplay dikenal dengan pendekatan konseptual dalam album-album mereka.

Mulai dari “A Rush of Blood to the Head” hingga “Mylo Xyloto” (2011) dan “Ghost Stories” (2014), setiap album memiliki tema dan narasi yang konsisten, menciptakan pengalaman mendengarkan yang holistik bagi pendengarnya.

7. Aktivisme Sosial dan Lingkungan

Selain menjadi band sukses, juga terlibat dalam berbagai aktivitas sosial dan lingkungan.

Mereka mendukung kampanye seperti Make Trade Fair, Oxfam, dan Amnesty International.

Selain itu, mereka juga memperhatikan jejak karbon dari tur mereka dan berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan mereka.

8. Penghargaan dan Prestasi

Coldplay telah menerima berbagai penghargaan bergengsi sepanjang kariranya.

Mereka telah memenangkan tujuh Grammy Awards, termasuk Album of the Year untuk “Viva la Vida or Death and All His Friends” dan Record of the Year untuk “Clocks.”

Mereka juga menerima Brit Awards, MTV Video Music Awards, dan banyak penghargaan lainnya.

9. Tur Dunia yang Megah

Coldplay terkenal dengan pertunjukan live yang spektakuler dan megah

Mereka telah mengadakan tur dunia yang mengagumkan dengan panggung yang megah, efek cahaya yang menakjubkan, dan interaksi yang kuat dengan penonton.

Tur mereka termasuk “A Head Full of Dreams Tour” yang menjadi salah satu tur paling sukses dalam sejarah musik dunia

10. Pendekatan Musisi yang Merakyat

Meskipun mereka telah mencapai tingkat kesuksesan yang luar biasa, mereka tetap rendah hati dan menjaga koneksi yang kuat dengan penggemar mereka.